8 Penyebab Kelelahan Berlebih Setelah Berolahraga

8 Penyebab Kelelahan Berlebih Setelah Berolahraga

8 Penyebab Kelelahan Berlebih Setelah Berolahraga – Sudah menjadi rahasia umum bahwa olahraga merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan tubuh. Setiap orang dianjurkan melakukan olahraga minimal 20 menit per hari. Bila melakukan olahraga secara rutin, ada beberapa manfaat yang dapat dirasakan. Beberapa manfaat tersebu slot server kamboja no 1t yaitu dapat menjaga kesehatan jantung dan paru, memiliki berat badan ideal, serta mencegah penyakit seperti diabetes melitus. Selain itu, sebagian orang melakukan olahraga dengan harapan dapat meningkatkan energi di dalam tubuh. Meski memberikan segudang manfaat, banyak pula orang yang justru mendapatkan masalah kesehatan akibat olahraga, seperti badan lemas. Berikut ini beberapa penyebab dari kondisi tersebut:

Baca Juga : 11 Tips Menghindari Bahaya Penggunaaan Bulu Mata Palsu

Nutrisi

Makin intens sebuah aktivitas fisik, bertambah pula kebutuhan tubuh akan makanan, minuman, dan suplemen penambah energi. Pola makan yang sehat dan bernutrisi akan berubah menjadi energi yang dibutuhkan sekaligus mencegah cedera dan membantu RTP pemulihan otot. Sebagai bagian persiapan sebelum berolahraga, makanan ini sangat bermanfaat untuk cadangan energi tubuh:

  • Buah yang lembut (apel dan pisang)
  • Sayuran mentah (wortel, tomat, timun, andewi)
  • Salad (salad jagung dan selada)
  • Makanan pokok berkarbohidrat (nasi, pasta, sereal)

Sebagai bagian dari pola makan sehat dan bergizi, mengonsumsi suplemen makanan khusus olahraga, seperti Berocca juga mampu menyediakan asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan.

Asupan Gizi yang Kurang

Kurangnya asupan gizi yang sesuai merupakan salah satu penyebab berbagai masalah setelah olahraga, salah satunya badan lemas. Anda harus mencukupi asupan protein, karbohidrat, dan lainnya dalam keseharian, agar dapat memenuhi kebutuhan energi saat olahraga.

Selain itu, mendapatkan asupan makanan sebelum dan setelah olahraga sangat penting, guna mengganti kalori dan nutrisi yang dipakai saat olahraga. Anda bisa mengonsumsi makan kecil yang mengandung karbohidrat satu jam sebelum berolahraga.

Jika berencana olahraga kurang dari satu jam, Anda bisa slot88 mengonsumsi makanan seperti roti. Bila akan berolahraga lebih dari satu jam, Anda perlu mengonsumsi makanan sumber karbohidrat, seperti pisang. Sekitar 30 menit setelah olahraga, Anda bisa mengganti energi yang keluar dengan makanan ringan yang mengandung protein dan karbohidrat, seperti yoghurt dan buah-buahan.

Sudah Lama Tidak Olahraga

Badan lemas setelah olahraga juga bisa timbul, karena sudah lama tidak olahraga dan secara tiba-tiba melakukan olahraga secara rutin kembali. Untuk menyesuaikan diri, Anda sebaiknya meningkatkan intensitas olahraga secara bertahap. Durasi olahraga dan tingkat intensitas olahraga sangat penting untuk diperhatikan.

Olahraga terlalu berat

Olahraga terlalu berat, tidak menyisihkan waktu untuk istirahat, dan tidak mencukupi asupan cairan, jelas dapat menimbulkan rasa lemas setelah olahraga. Anda harus melakukan olahraga dengan cara yang proporsional sesuai dengan kemampuan. Untuk mengetahuinya, Anda dapat bertanya kepada instruktur olahraga yang kompeten. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan badan lemas usai olahraga. Jika badan masih lemas padahal sudah memenuhi faktor-faktor di atas, maka ada kemungkinan terdapat masalah kesehatan yang lain. Berkaitan dengan hal ini, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Kurang Pemanasan

Kurang pemanasan dapat meningkatkan kemungkinan badan lemas setelah olahraga. Pemanasan sangat diperlukan sebagai persiapan tubuh sebelum melakukan aktivitas olahraga yang membutuhkan energi lebih. Selain itu, melakukan pendinginan setelah olahraga juga sangat penting.

Istirahat yang Cukup

Ada hubungan erat antara istirahat yang cukup dan performa olahraga yang lebih baik. Tidur yang cukup juga membantu mencegah cedera.

Olahraga memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat. Selain menjaga kesehatan, olahraga juga menyatukan banyak orang dan membuat kamu merasa lebih baik. Olah tubuh juga menjadi alasan baik untuk keluar rumah dan menikmati hidup bagi beberapa orang, seperti: orang tua, penyandang disabilitas, dan wanita dengan anak-anak yang masih kecil. Agar dapat menikmati olahraga secara sepenuhnya, ingat hal-hal dasar sebelum berolahraga:

  • Berolahraga sebelum makan atau setelah makanan selesai dicerna
  • Minum air yang cukup sebelum, saat, dan setelah berolahraga
  • Makan camilan penambah energi setelah berolahraga
  • Cegah kram dengan asupan yang mengandung magnesium
  • Jangan melampaui kemampuan fisik diri sendiri

Minim Asupan Cairan

Gangguan keseimbangan cairan dapat menyebabkan tubuh mudah lelah. Saat olahraga, tubuh akan mengeluarkan banyak cairan berupa keringat. Jika tidak mencukupi asupan cairan saat sebelum, selama, dan setelah olahraga, maka dapat menimbulkan perasaan lemas setelah olahraga. Ketidakseimbangan antara cairan yang masuk dan keluar dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Karena itu, Anda perlu mengonsumsi cairan sekitar tiga gelas, sejak tiga jam sebelum berolahraga. Saat berolahraga, Anda perlu mengonsumsi satu gelas air setiap 20 menit. Kemudian, Anda sebaiknya mengonsumsi sekitar tiga gelas air per penurunan 0,5 kg berat badan badan, setelah berolahraga.

Peregangan Otot Setelah Olahraga

Peregangan otot pasif alias meregangkan otot tanpa harus pindah posisi dari satu gerakan ke lainnya membantu melemaskan otot-otot yang tegang.

  • Apabila intensitas olahraga hanya sedang, peregangan otot harus dilakukan lebih lama. Namun, tidak perlu lama-lama melakukan peregangan otot jika intensitas olahraga cukup tinggi.
  • Penting untuk melakukan peregangan otot dengan perlahan.
  • Peregangan otot membantu melawan keram. Atasi keram dengan meregangkan area yang kram dan konsumsi minuman kaya vitamin dan mineral.